Categories
Articles

Analisis Solar Thermal Energy dengan FTIR

Saat musim dingin tiba, banyak negara di dunia masuk dalam krisis energi sehingga timbul berbagai pertanyaan, misalnya “adakah alternatif untuk pemanasan fosil?”. Karena itu, tercetus solar thermal energy.

Sejak lama, ilmuwan telah bekerja untuk membuat pemanasan lebih efisien dan berkelanjutan menggunakan tenaga surya misalnya. Sekarang, dengan gas alam menjadi sumber panas yang lebih kontroversial, topik energi panas matahari telah mendapatkan momentum baru.

Skema Thermal Flat Collector

Seiring berjalannya waktu, energi yang terdapat saat ini tengah mengalami krisis di beberapa tempat. Karenanya, penelitian serta pengembangan energi alternatif terus dilakukan. Salah satunya, energi sel surya (solar thermal).

Solar Thermal Energy

Solar thermal energy atau yang dikenal dengan energi panas matahari merupakan energi yang berasal dari pancaran sinar matahari dan termasuk dalam energi alternatif.

Biasanya, solar thermal energy digunakan untuk berbagai keperluan pemanasan. Bahkan, akibat perkembangan teknologi saat ini, telah hadir lapisan penyerap surya yang dapat memanaskan melalui closed liquid cycle.

Pun, dilakukan pula pengoptimalan sifat optik (emisivitas) dari permukaan penyerap solar thermal melalui FTIR.

Hal ini digunakan untuk merekayasa bahan baru yang dapat bekerja scara optimal untuk menyerap energi matahari. Berikut dua sifat penting material.

  • High absorbance pada near infrared (NIR) and visible spectral range (VIS). Dalam keadaan inilah bagian utama dari emisi matahari terjadi, yang mana high absorbance memastikan keadaan tertinggi transfer solar thermal energy ke solar absorber.
  • Absorber tidak diizinkan untuk memancarkan energi yang diserap melalui mid infrared heat radiation (mIR). Dengan demikian, energi panas perlu dikirim ke closed liquid cycle tertutup dan tidak terserap bagian luar.

Suhu operasi khas solar thermal berkisar 60°C melalui lapisan penyerap yang dapat dianalisis melalui spektroskopi reflektansi FTIR dengan suhu ruangan. Tetapi, proses ini membutuhkan integration sphere akibat banyaknya solar absorbers memiliki permukaan yang kasar.

Refleksi difus dapat terjadi saat cahaya dipantulkan dari permukaan hingga sinar menyentuh permukaan dan tersebar di berbagai sudut. Berikutnya, di bawah ini terlihat spektrum reflektansi dari solar absorber.

Jadi, reflektifitas rendah dalam kisaran NIR menunjukkan kuatnya penyerapan sehingga dapat mengumpulkan energi secara optimal.

Typical solar absorber measured with integration sphere A562, large element DTGS detector and INVENIO spectrometer.

Berdasarkan data di atas, menunjukkan Kirchhoff’s law of thermal radiation dan software OPUS oleh Bruker untuk mengkakulasi emissivity dimana R adalah black body radiation dan bilangan gelombang cm-1.

Solar thermal energy sangat baik untuk memanaskan serta efisien untuk menghindari energi tidak ramah linkingan. Untuk menentukan efisiensi solar dapat menggunakan spektroskopi FTIR yang ideal dalam mengukur emisivitas bahan tersebut.

Reference

opticsblog.bruker.com

Categories
Articles

Analisis SEM pada Baterai Lithium Ion

Pesatnya perkembangan teknologi mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pasar terhadap perangkat elektronik. Saat ini, hampir seluruh perangkat elektronik menggunakan baterai sebagai sumber energi.

Karena itu, industri baterai terus berinovasi untuk meningkatkan spesifikasi baterai. Salah satu, peningkatan yang dapat dilakukan ialah dengan mengembangkan material baru sesuai dengan aturan efektivitas bahan.

Di sisi lain, spesifikasi baterai perlu ditingkatkan pula dengan miniaturisasi. Berikutnya, terdapat teknik yang dapat digunakan untuk memeriksa serta menganalisis bahan berskala nano, dan meningkatkan proses produksi, yakni Scanning Electron Microscope (SEM). Analisis SEM terhadap baterai akan menjadi peranan penting di dalam siklus produksi baterai.

Siklus produksi baterai sendiri merupakan proses panjang yang melibatkan beberapa tahap, misalnya pemeriksaan. Hal ini diperlukan, untuk memverifikasi kualitas sistem produksi dari pemeriksaan bahan baku hingga produksi komponen

Analisis Grafit untuk Baterai Lithium Ion

Baterai lithium ion pertama kali ditemukan pada tahun 1970 oleh M.s Whittingham dengan memanfaatkan titanium sulfide dan litium metal sebagai katoda serta anoda. Beberapa dekade terakhir, baterai ion lithium telah merevolusi industri energi.

Seperti diketahui, lithium ialah salah satu bahan baku pembuatan komponen penyimpanan energi pada baterai. Hal ini dikarenakan, bobot yang dimiliki menjadi lebih ringan, lebih lama, dan kemampuan untuk bekerja lebih baik dalam kondisi ekstrem dibandingkan ke baterai nikel cadmium.

Komponen utama baterai ion lithium ialah grafit, yang digunakan untuk salah satu dari dua elektroda dan dikenal sebagai anoda. Ketika baterai diisi, ion lithium mengalir dari katoda ke anoda melalui buffer elektrolit yang memisahkan kedua elektroda. Akan tetapi, saat proses mengeluarkan energi proses tersebut dibalik.

Grafit sendiri, digunakan untuk sebagian besar bahan anoda. Sebab, grafit memiliki biaya relatif murah serta masa penggunaan yang lama. Siklus hidup baterai mengacu pada berapa lama baterai dapat menahan muatan dan berkontribusi pada kemajuan teknologi.

 

Alasan Grafit digunakan dalam baterai

Grafit alami mengandung serpihan yang perlu diubah menjadi bentuk bola sebelum dapat digunakan sebagai bahan anoda. Grafit sintetis dapat diproduksi dalam proses yang terkontrol untuk memastikan kualitas yang konsisten. Produksi grafit sintetis berkualitas tinggi membutuhkan suhu 30.000°C

Partikel grafit bulat, membuat pengemasan partikel lebih efisien sehingga meningkatkan konduktivitas keseluruhan. Penggunaan (SEM) dapat membantu mempelajari morfologi partikel. Adanya pemindaian resolusi lebih tinggi dibandingkan mikroskop optik menyebabkan SEM dapat membantu mempelajari morfologi partikel.

Analisis SEM grafit untuk baterai lithium ion

Analisis Baterai Lithium menggunakan SEM

Saat penelitian, ketidak mampuan internal serta tidak adanya alat untuk menganalisis kerap terjadi. Oleh karena itu, peneliti perlu mengirimkan sampel yang dimiliki untuk dianalisis ke laboratorium dengan SEM floor-model.

Tak hanya dapat dioperasikan oleh professional, tetapi SEM jenis ini dapat menunda hasil penelitian. Dengan demikian, diperlukannya perangkat SEM yang dapat digunakan oleh seluruh peneliti tanpa adanya kemampuan khusus.

Salah satu, perangkat SEM yang mudah digunakan ialah Thermo Scientific Phenom XL Dekstop SEM dengan skrip Auto-Scan khusus. Penggunaan perangkat SEM ini, sangat membantu peneliti untuk meneningkatkan waktu penyelesaian penelitian ekpreimen baterai. Bahkan, Phenom XL membuat peneliti menganalisis sampel mereka sendiri secara internal.

Adanya Auto-Scan script khusus, Phenom XL dapat secara otomatis menguji hingga 36 sampel pada waktu yang sama. Di sisi lain, alat ini dapat menghasilkan lebih dari 200 gambar dalam waktu kurang dari 30 menit.

Phenom XL pun dapat menghasilkan gambar pada resolusi 10 nanometer, yang mana dapat menjadikan instrument ideal untuk memotret partikel grafit berukuran 20 mikron. Fitur lainnya yang dimiliki antara lain, tampilan user interface yang dihadirkan sangat intuitif sehingga tidak membutuhkan kemampuan khusus untuk mengoperasikannya. Oleh sebab itu, dapat menjangkau lebih banyak user.

Dalam meningkatkan grafit anoda baterai lithium-ion, Phenom XL Dekstop SEM dengan Auto-scan script khusus dapat mengotomatiskan penelitian berulang yang diperlukan. Kemampuan lain dari alat ini, yaitu dapat mengkarakterisasi sampel secara cepat dan akurat. Dengan demikian, peneliti dapat mempercepat proses R&D saat mereka bekerja untuk merancang baterai lithium-ion lebih aman, kuat, dan tahan lama.

 

Categories
Articles

Analisis Semen Portland Putih dengan S6 Jaguar Bruker!

Banyak yang mengira bahwa tidak ditemukannya perbedaan antar tiap jenis semen. Akan tetapi, adanya berbagai perbedaan secara bahan baku maupun fungsinya. Salah satu, jenis semen yang kerap digunakan, yakni semen portland putih. Berikut seluk beluk semen Portland putih!

Apa itu Semen Portland Putih (White Portland Cement)?

Semen Portland atau “Portland Cement” dikenalkan pertama kali oleh Joseph Aspdin yang berprofesi sebagai tukang batu dari Leeds, Inggris pada awal abad ke-19.

Hal tersebut, ditemukannya melalui pembakaran batu kapur fan tanah liat bubuk menggunakan kompor di dapur rumahnya.

Selanjutnya, semen portland merupakan kombinasi kimia antara kalsimu (Ca), silica (Si), alumunium (Al), dan besi (Fe) yang dikendalikan secara ketat dengan bahan lain, misalnya gypsum.

Lalu, gypsum tadi ditambahkan dalam proses penggilingan akhir untuk mengatur waktu pengikatan (setting time) beton.

Adapun, bahan yang biasanya digunakan dalam pembuatan semen di antaranya, batu kapur, kerang. Pun, marl dikombinasikan dengan serpih, tnah liat, terak tanur tinggi (slang), pasir silika serta bijih besi (iron ore).

Jenis semen Portland yang terdapat di Indonesia, yaitu semen Portland, semen masonry, semen Portland putih, semen Portland pozzolan (PPC), semen P 7ortland komposit (PCC), dan semen Portland campur.

Lalu, yang dimaksud dengan semen Portland putih (white Portland cement) adalah semen yang terbuat dari bahan baku magnesium oksida rendah.

Umumnya, semen Portland putih diaplikasikan untuk lapisan keramik hingga dekorasi interior maupun eksterior suatu bangunan.

Bahkan, semen Portland putih merupakan produk penting dalam industri konstruksi dan restorasi.

Karenanya, ia memiliki kemampuan reflektansi matahari yang tinggi dan dapat digunakan untuk warna dan nilai keindahan.

Unsur putih pada semen ini diakibatkan dari fungsi unsur-unsur Mn dan Fe. Karenanya, perlu menjaga batas bawah konsentrasi unsur tersebut.

Oleh sebab itu, dibutuhkannya analisis yang tepat dari kedua elemen tersebut untuk mengendalikan kualitas (Quality Control).

Analisis dengan S6 Jaguar

S6 Jaguar adalah spectrometer fluoresensi sinar X (WDXRF) dispersive panjang gelombang benchtop yang paling kuat.

Bahkan, spectrometer ini memiliki kinerja analitis yang luar biasa untuk berbagai elemen (F hingga U) dicapai dengan menggabungkan komponen teknis mutakhir dengan desain geometris yang inovatif.

Jaguar S6 dapat mengotomatisasi secara baik sebagai sistem cadangan ataupun penganalisis utama untuk strategi QC.

Fitur utama Jaguar S6 ialah dapat mengkonfigurasi secara fleksibel dengan beberapa komponen opsional dan solusi yang dipilih (kristal penganalisis, paket perangkat lunak satu tombol, autochanger XY, dan lainnya).

Tentunya, hal ini dapat disesuaikan dengan sistem kebutuhan spesifik Anda.

Sistem Operasi S6

Pengoperasian S6 yang mudah digunakan melalui Teknologi SampleCare yang melindungi komponen sistem penting untuk perawatan yang rendah.

  • User Interface Software Spectra Elements dengan akun pengguna yang kuat kontrol
  • EasyLoad 24-posisi untuk analisis tanpa pengawasan
  • Desain kokoh dan komponen berkualitas tinggi yang kuat untuk masa pakai yang lama
  • Layar kontrol sentuh ergonomis untuk operasi rutin “satu tombol” tanpa peripheral PC

Preparasi Sampel

Dalam preparasi sampel dilakukan secara otomatis dengan POLAB® APM. Preparasi sampel yang dilakukan secara otomatis dapat meningkatkan reproduktifitas dan mudah digunakan.

Kondisi Analitis dan Kalibrasi

Konfigurasi sistem JAGUAR S6 dengan tiga kristal penganalisis dan dua detektor dipilih. Waktu penghitungan puncak berkisar 14 detik dan 48 detik.

Kondisi analitis dan pengaturan kristal tercantum dalam Tabel 1.  Pada tabel 2 menunjukkan kadar standar komposisi mentah yang digunakan untuk kalibrasi.

Lalu, kurva kalibrasi diproduksi oleh SPECTRA Bruker, termasuk software ELEMENTS pada gambar 4. Tes pengulangan 30 jam menunjukkan presisi, stabilitas, dan akurasi S6 JAGUAR.

Setelah analisis, sampel pallete ditekan diturunkan dari ruang sampel kemudian dimuat kembali sebelum pengukuran berikutnya standar deviasi sangat rendah pada konsentrasi tingkat Fe (0,162 ± 0,001 berat Fe2O3) dan Mn (72 ± 1 ppm MnO).

Reference

Bruker.com

Categories
News

PT. Dynatech International Raih Sertifikat International!

PT. Dynatech International meraih sertifikat ISO 90001:2015, ISO 140001:2015, ISO 45001:2018 dari Bussiness Systems Certification pada April 2022 kemarin. Sertifikat tersebut, diraih sebagai bentuk nyata bahwa Dynatech  telah memenuhi sistem manajemen yang baik.

Tentunya, sertifikasi ini sesuai dengan scope PT. Dynatech International, yaitu Provision of Power Generators Machinery (engines, turnbines, boilers, and its spare part), Installation (EPCC), Operation services and Maintenance services.

Sebelumnya, PT. Dynatech International telah mendapatkan sertifikat kompetensi Laboratorium kalibrasidari KAN (Komite Akreditasi Nasional) tahun 2020 lalu. Sertifikat KAN, yakni bukti dari perwujudan Dynatech secara konsisten menerapkan ISO 17025:2017.

ISO 17025: 2017, sertifikasi yang digunakan sebagai standar kompetensi laboratorium pengujian dan kalibrasi. Berbeda dengan itu, sertifikasi ISO 9001:2015 sendiri, adalah suatu standar internasional dalam sistem manajemen kualitas.

Diraihnya sertifikasi ini, menunjukkan PT. Dynatech International mampu menjamin produk yang dimiliki memenuhi kualitas internasional.

Lalu, ISO 14001:2015 merupakan suatu standar internasional dalam manajemen lingkungan atau Environtmental Management Sytem (EMS). Dalam hal ini, PT. Dynatech International bertanggung jawab dalam melakukan pengendalian seluruh aktivitas yang berpotensi merugikan lingkungan.

Berikutnya, ISO 45001: 2018 ialah standar international yang menetapkan syarat sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Melalui kepemilikan sertifikat ini, Dynatech berkomitmen utnuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja melalui peningkatan kinerja sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja atau SMK3.

Tentunya, untuk meraih keempat sertifikasi di atas bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, PT. Dynatech International senantiasa akan memegang teguh pada tiap prinsip yang telah diterapkan serta memberikan kualitas yang terbaik. 

 

Categories
Articles

Produksi Semen dengan CEMENT-QUANT!

Saat ini, dalam produksi semen telah dilakukan pemantauan ketat terhadap semua bahan yang terlibat ketika proses. Bersamaan dengan itu, Bruker AXS bekerja sama dengan produsen semen untuk mengembangkan solusi XRF.

Solusi tadi, dimanfaatkan agar tugas analitis menjadi lebih mudah dalam melakukan pekerjaan rutinitas sehari-hari. Melalui solusi analitis yang kuat, user CEMENT – QUANT XRF dapat memanfaatkan kinerja maksimal dari S8 TIGER Series 2, S8 LION, S6 JAGUAR, dan S2 PUMA untuk proses produksi semen pada kontrol kualitas dalam pekerjaan semen dengan cepat serta sederhana.

Hasil XRF sesuai dengan ASTM, EN, dan ISO dalam produksi semen

CEMENT – QUANT menyediakan alur kerja untuk memenuhi praktik laboratorium yang baik (GLP). Hal ini, termasuk prosedur pengecekan kualitas untuk stabilitas instrumen.

Tidak hanya itu, pemeriksaan kembali pada preparasi sampel sepenuhnya telah sesuai dengan aturan internasional ASTM C114 dan DIN EN ISO 29581-2. Bahkan, CEMENT – QUANT berisi satu set aplikasi standar analisis bahan proses XRF, seperti campuran mentah, klinker, dan semen yang disiapkan sebagai pellet yang dipress untuk hasil paling akurat.

Paket XRF lengkap untuk seluruh tugas – termasuk CRM

Agar kalibrasi dapat dilacak dan akurat pada material pabrik dapat dilakukan hanya dalam tiga langkah melalui CEMENT – QUANT. Hal ini dikarenakan, CEMENT – QUANT dilengkapi satu set material referensi bersertifikat internasional (CRM). Ketiga langkah tersebut, di antaranya.

  • Preparasi sampel sesuai dengan referensi bersertifikat sebagai pellet yang menyatu
  • Pengukuran sampel referensi tadi dengan metode CEMENT – QUANT
  • Proses kalibrasi, dengan kata lain siap dianalisis dan dapat dilacak di NIST

Berdasarkan syarat GLP, sampel QC tambahan diikutsertakan untuk menetapkan pemeriksaan kualitas rutin melalui pemntauan batas otomatis. Dengan demikian, penggunaan CEMENT – QUANT dapat memotong waktu proses kalibrasi sehingga lebih efektif dan efisien.

Tidak hanya itu, CEMENT – QUANT ikut membebaskan staf laboratorium dari pengembangan aplikasi yang memakan waktu saat proses Quality Control Semen.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk CEMENT – QUANT dari Bruker, sila baca di sini dan hubungi kami di untuk mendapatkan solusi terbaik laboratorium Anda.

Categories
Articles

Solusi Pengujian Rem dengan UMT Tribolab

Maraknya perkembangan serta pertumbuhan dunia otomotif yang pesat sehingga meningkatnya  kebutuhan pengujian keamanan dan perawatannya. Dengan demikian diperlukannya UMT Tribolab.

Bertambahnya jumlah permintaan kendaraan, mengakibatkan banyaknya pabrik yang harus berinovasi.

Contoh pengujian keamanan dan perawatan yang kerap dilakukan ialah, pemeriksaan rem dan sistem pelumasan. Kedua pengujian ini, termasuk dalam aspek cukup rumit sebab diperlukan simulasi secara nyata dengan kendaraan.

Maraknya perkembangan serta pertumbuhan dunia otomotif yang pesat sehingga meningkatnya  kebutuhan pengujian keamanan dan perawatannya. Dengan demikian, diperlukannya UMT Tribolab.

Bertambahnya jumlah permintaan kendaraan, mengakibatkan banyaknya pabrik yang harus berinovasi.

Contoh pengujian keamanan dan perawatan yang kerap dilakukan ialah, pemeriksaan rem dan sistem pelumasan. Kedua pengujian ini, termasuk dalam aspek cukup rumit sebab diperlukan simulasi secara nyata dengan kendaraan.

Seperti diketahui, rem termasuk dalam aspek penting pada sisi keamanan. Begitu pula, sistem pelumasan yang penting untuk usia pemakaian mesin suatu kendaraan.

Melalui UMT Tribolab,dapat menurunkan biaya dan waktu dalam pengujian aspek tersebut. Sebab, alat UMT Tribolab dapat me”mimik” keadaan seperti saat part digunakan melalui penyesuaian Motion, Speed, Load, dan Environment.

Oleh karena itu, dengan tribolab engineer dapat menentukan material maupun pelumas secara tepat yang sesuai dengan kondisi tadi. Metode yang dapat disimulasikan pada Brake Material antara lain.

  • Constant deceleration test mode
  • Constant velocity (drag) test mode
  • Brake material COF as a function of velocity, temperature, or contact pressure
  • Effect of humidity on brake material behavior
  • Fade and recovery protocols

Lalu, untuk pelumasan menggunakan metode di bawah ini.

  • Lubricity – High Frequency Reciprocating Rig (HFRR)
  • Line-contact or conformal contact – Block on ring
  • Small area contact (lubricant comparison/selection) – Pin-on-disk
  • Extreme point-contact sliding conditions – Four-ball tests
  • Torque generated during forming, cutting, and drilling – Tapping torque

Berikut benefit dari alat UMT Tribolab.

  • Akurasi dan repeatable COF serta pengukuran keausan pada sebuah sisstem
  • Kompatibel dengan standar industry (missal: SAE J2522)
  • Pengaturan speed, pressure, humidity, dan temperature
  • Fleksibilitas pengujian
  • Mengurangi waktu pengujian
  • Pengujian secara real karena menggunakan produknya langsung

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seputar dunia industri dan alat-alat laboratorium otomotif dan lainnya, kunjungi blog Dynatech International dengan klik link di sini.

Produk UMT terbaik untuk laboratorium Anda dapat kami distribusikan dengan pelayanan after sales unggulan dari tim terbaik kami. Segera dapatkan produk dan penawaran terbaik dari kami melalui email kami di sales@dynatech-int.com

Categories
Articles

Peran Micro-XRF yang Perlu Diketahui!

Micro-XRF adalah metode non destruktif untuk analisis unsur sampel yang tidak homogen, tidak beraturan, objek kecil atau inklusi. Tidak hanya itu, micro-xrf tidak hanya menginformasikan suatu elemen namun di mana letak unsur tersebut.

Dengan kata lain, Micro-XRF dapat melihat distribusi unsur pada sampel. Selanjutnya, target analisis utama Micro-XRF Bruker M4 Tornado ialah untuk melihat distribusi unsur sehingga sampel stage menjadi lebih luas dan mapping M4 Tornado mencapai 19 x 16cm.

Karena itu, tidak diperlukannya preparasi sampel serta jenis sampel yang dapat dianalisis lebih bervariasi, misalnya powder,solid, liquid, logam, batuan, dan glass ataupun jaringan. Beban maksimal sampel yang dapat dimasukkan hingga 7kg.

Micro-XRF adalah metode non destruktif untuk analisis unsur sampel yang tidak homogen, tidak beraturan, objek kecil atau inklusi. Tidak hanya itu, micro-xrf tidak hanya menginformasikan suatu elemen namun di mana letak unsur tersebut.

Dengan kata lain, Micro-XRF dapat melihat distribusi unsur pada sampel. Selanjutnya, target analisis utama Micro-XRF Bruker M4 Tornado ialah untuk melihat distribusi unsur sehingga sampel stage menjadi lebih luas dan mapping M4 Tornado mencapai 19 x 16cm.

Karena itu, tidak diperlukannya preparasi sampel serta jenis sampel yang dapat dianalisis lebih bervariasi, misalnya powder,solid, liquid, logam, batuan, dan glass ataupun jaringan. Beban maksimal sampel yang dapat dimasukkan hingga 7kg.

Pentingnya mapping sampel

Hasil analisis sampel margarin dengan Micro-XRF M4 Tornado menunjukkan adanya partikel tersembunyi pada sampel tersebut, yakni Fe. Melalui mapping M4 Tornado dapat terlihat adanya partikel tersembunyi untuk proses Quality Control.

Identifikasi sampel non-homogen

Gambar 2 Sample Daun Ivy (kiri) dan Hasil distribusi unsur/multi-element pada daun Ivy (Kanan)

Gambar 3 terlihat sampel daun yang dianalisis menggunakan Micro-XRF M4 Tornado menghasilkan distribusi unsur pada daun. Tiap warna tadi terbentuk mewakili unsur sampel, antara lain Calcium (Ca) berwarna ungu yang terbentuk pada batang daun. Lalu, terlihat pula biomineralisasi Silicon pada daun.

Hasil analisis hanya dengan satu run!

Gambar 3. Sample Daun Ivy (kiri)  Hasil distribusi unsur/multi-element pada daun Ivy (Kanan)

Kelebihan lain yang dimiliki Micro-XRF, yaitu mampu menganalisis beberapa samepl dalam satu run. Gambar 4 terdapat 18 sampel geological thin section yang dianalisis dalam satu kali run (secara bersamaan).

Software M4 Tornado mendkung evaluasi data secara komprehensif. Visualisasi hasil distribusi unsur dan pemilihan spot tertentu pada sampel memungkinkan pemrosesan lanjutan dari data HyperMap sebagai analisis fase. Hal tersebut, dilakukan untuk mengidentifikasi unsur serta fase mineral dengan cepat, analisis kuantitatif, dan temuan trace elements.

Teknologi Micro-XRF M4 Tornado

Berikut teknologi yang terdapat dalam Micro-XRF M4 Tornado.

  • Waktu pengukuran singkat. Fokus eksitasi X-ray dioptimalkan melalui Pollycapillary, detektor throughput tinggi, pemetaan “on-the-fly” dengan waktu piksel hingga 1 ms.
  • Mengukur sampel hingga 7kg. Ruang vakum besar dan vakum konstan hingga 2 mbar.
  • Luas Mapping hingga 190 x 160 mm². Recording hingga 40 Mio. piksel dalam sekali run, penyimpanan data sebagai HyperMap dengan full informasi spektrum, dan gambar optik untuk setiap piksel.
  • Pengukuran spektrum, linescans dan mappings. Metode fundamental parameter yang dapat dikonfigurasi, paket software XMethod (opsional) untuk kuantifikasi mapping layer analysis.
  • Process data. Paket software yang powerful, ekstraksi spektrum hasil sampel menggunakan objek arbitrer (elips, persegi panjang, poligon), ekstraksi line scans, dan  analisis fase kimia (Autophase).

Informasi lebih llanjut terkait seluk beluk Micro-XRF M4 Tornado sila ikuti Webinar kami pada Kamis, 27 Januari 2022 pukul 14.00 atau 2 pm. Hubungi Product Specialist kami di Tiffany@dynatech-int.com

Categories
Articles

NMR Fourier 80: Mengetahui Struktur MolekularJenis Kopi

Fourier 80 adalah spektrometer benchtop Nuclear Magnetic Resonance (NMR) berkinerja tinggi 80 MHz yang dirancang untuk laboratorium. Desain yang dimiliki magnet cryogen-free pada Fourier membuat NMR dapat digunakan di pelbagai jenis laboratorium.

Instrumen ini, dapat dipasang di fume hood atau di atas meja tanpa memerlukan infrastruktur baru. Perawatan pada instrumen tersebut, tergolong mudah dan relatif hemat biaya.

Performa Fourier 80 dikombinasikan dengan software intuitif yang menjadikan laboratorium manapun dapat memberikan hasil analisis definitif. Biasanya, analisis ini hanya dapat dilakukan dengan NMR.

Aplikasi fourier 80 pada kopi

Proses penggunaan Nuclear Magnetic Resonance untuk identifikasi dan verifikasi struktur molekul dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. Protokol ini, menerapkan teknologi NMR agar dapat mengevaluasi sampel kopi dengan mudah.

Pertanyaan, seperti “Apakah terdapat kandungan kafein dalam kopi yang saya sukai?” dapat terjawab dengan hal dasar NMR. Lalu, bagaimana menerapkan teknologi ini ke pelbagai aktivitas sehari-hari?

Salah satu, aspek yang unik dari aplikasi ini ialah  fraud detection. Pentingnya mengetahui perbedaan jenis kopi robusta dana arabika serta dampaknya pada industri kopi

Persiapan sampel merupakan kunci mudah untuk menggunakan NMR

Biji kopi, yaitu contoh bagus untuk digunakan. Hal ini dikarenakan, pentingnya persiapan sampel yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap hasil analisis NMR yang optimal.

Berikutnya, untuk membedakan biji kopi jenis arabika dan robusta diperlukan adanya penanda tertentu (16-OMC). Sampel kopi bubuk membutuhkan proses ekstraksi tertentu agar cukup mengevaluasi sampel kopi cair.

Spektrum 1H NMR analyzer ekstrak biji arabika (merah) dan robusta (biru) dapat dengan mudah dibedakan melalui singal penanda robusta, yakni 16-OMC. Setelah itu, pengukuran kafein dapat diukur.

Informasi mengenai eksperimen lainnya termasuk dalam Fourier EduLab. Tidak hanya protokol, langkah demi langkah yang terperincipun tersedia untuk siswa.

Bahkan, adanya panduan instruktur yang dapat memberikan informasi secara detail. Dengan demikian, sampel kopi diharuskan mengikuti protokol ekstraksi khusus. Hubungi kami di sini untuk mendapatkan langkah-langkahnya.

Tidak hanya itu, kami akan memberikan tiap solusi terbaik untuk perangkat laboratorium maupun industri Anda secara tepat.

Categories
Articles

Durometer dan Aplikasinya

Durometer merupakan instrument dengan prinsip yang digunakan untuk mengukur kekerasaran berdasarkan pengukuran kekuatan perlawanan dari penetrasi jarum dalam bahan uji di bawah beban pegas. Lalu, ia dapat digunakan untuk pelbagai jenis bahan, di antaranya plastik, pipa, kayu, dan lainnya.

Perangkat pengujian shore hardness tester biasanya disebut pula dengan durometer. Hal ini dikarenakan, shore hardness tester termasuk dalam salah satu instrument yang dirancang untuk mengukur kekerasan material yang diuji.

Apa itu durometer?

Durometer merupakan instrument dengan prinsip yang digunakan untuk mengukur kekerasaran berdasarkan pengukuran kekuatan perlawanan dari penetrasi jarum dalam bahan uji di bawah beban pegas. Lalu, durometer sendiri memiliki pelbagai jenis di antaranya untuk plastic, pipa, kayu, dan lainnya.

Perangkat pengujian shore hardness tester biasanya disebut pula dengan durometer. Hal ini dikarenakan, shore hardness tester termasuk dalam salah satu instrument yang dirancang untuk mengukur kekerasan material yang diuji.

Pun, instrument ini dapat mengukur kedalaman lekukan materi yang diciptakan oleh kekuatan pada kaki presser standar. Umumnya, material yang diuji oleh durometer, yakni elastomer, karet, polimer, dan lainnya.

Kedalaman pengukuran durometer bergantung pada kekerasan material, sifat viskoelastiknya, bentuk kaki presser, dan waktu pengujian. Tes dasar dalam pengukuran, memerlukan menerapkan gaya secara konsisten, dan mengukur kedalaman lekukan. Materi yang diuji perlu minimal 6,4 mm (0.25 inci) tebal.

Aplikasi dalam durometer

Berbeda halnya dengan Hardness skala Rockwell yang biasa digunakan untuk uji kekerasan pada material logam, Durometer digunakan pada material lunak (soft material) seperti karet, polimer, fiberglass, styrofoam, plastik, dan lain-lain.

Salah satu, pengaplikasian yang menarik dari alat tersebut adalah tingkat kepadatan dari buah-buahan. Buah-buahan tersebut pasti memerlukan tempat yang layak untuk proses penanamannya dan pada umumnya tempat-tempat tersebut cukup jauh dari pemukiman perkotaan.

Saat masa panen, buah-buahan tersebut maka siap untuk dijual dan didistribusikan ke took-toko. Pada proses pendistribusian tersebutlah dibutuhkan uji kekerasan. Hal ini diperlukan, untuk memastikan buah-buahan tersebut tidak rusak selama proses pengiriman.

Mekanisme kerjanya adalah dengan melakukan penetrasi jarum ke benda uji kemudian nilainya akan didapatkan dari kedalaman permukaan benda yang terbentuk akibat adanya penetrasi tersebut. Skala yang digunakan adalah Shore. Shore sendiri memiliki tipe bermacam-macam, antara lain A, B, C, D, DO, E, M, O, OO, OOO, OOO-s, dan R. Setiap tipe tersebut memiliki konfigurasi serta spring force yang berbeda-beda. Semakin keras maka nilainya semakin tinggi.

Categories
Articles

Pengurangan Sulfur Dioksida dalam Bahan Bakar

Sulfur dioksida dan sulfat telah menjadi sumber polutan udara beracun dalam bahan bakar otomotif. Pemberlakukan konsentrasi sulfur dioksida sangat rendah dalam bahan bakar telah diatur dalam undang-undang internasional, seperti batas 30 ppm untuk diesel di AS.

Arahan UE 2003/17/EC mengatur tingkat maksimum sulfur yang diizinkan di Uni Eropa menjadi maksimal 10 ppm. Di masa depan tingkatan dapat menurun lebih jauh dan akan lebih banyak negara yang berpartisipasi dalam pengurangan sulfur dioksida.

Analisis WDXRF adalah metode pilihan untuk menganalisis secara akurat dan tepat rendahnya tingkat sulfur dalam produk minyak bumi. Instrumen WDXRF mudah diintegrasikan dalam alur kerja industri, misalnya kilang dan laboratorium layanan komersial.

Hal ini dikarenakan, persiapan sampelnya sederhana, keandalan, kemudahan penggunaan, dan hasil analisis yang membuat WDXRF lebih unggul dibandingkan metode analitik lainnya. Metode uji standar ASTM D2622 menjelaskan cara mengukur tingkat S tinggi, sedang, rendah, dan ultra rendah hingga sub-ppm dalam berbagai jenis bahan bakar dengan spektrometri WDXRF.

Pengujian ini menggunakan kalibrasi yang sesuai dengan matriks untuk setiap bahan. Spektrometri WDXRF S6 dilengkapi dengan tabung sinar-X HighSense 400W dari bruker.

Software modern dengan pelacakan audit internal dan hardware canggih memungkinkan kinerja analitis terbaik di kelasnya. S6 Jaguar pun, mencapai sensitivitas luar biasa untuk berbagai elemen F hingga U dan berbagai opsi konfigurasi yang mengoptimalkan sistem untuk kebutuhan.

S6 Jaguar Bruker

S6 Jaguar merupakan pilihan yang tepat untuk analisis sampel airan. Berikut kelebihan dari S6 Jaguar.

  • Cangkir cairan khusus untuk pemuatan sampel cairan yang sederhana dan cepat
  • Teknologi SampleCare, melindungi komponen sistem penting
  • Teknologi cup-in-cup untuk perlindungan tambahan
  • Perangkat linak intuitif SPECTRA ELEMEN dengan solusi one button
  • Design yang kokoh dan komponene berkualitas tinggi agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama
  • Layar TouchControl Ergonomis untuk pengoperasian tanpa PC

Persiapan sampel sulfur dioksida

Kalibrasi sulfur rendah dalam oli mineral menurut ASTM D 2622 dilakukan dengan tujuh standar sampel yang disiapkan dengan menggunakan standar secara komersial. Standar ini, mencakup rentang konsentrasi dari 0 – 100 ppm untuk rentang rendah.

Seluruh standar dapat dilacak ke sampel referensi NIST. 7gram standar dipipet ke dalam sel cair yang disiapkan dengan dukungan Mylar film 3.6m. Sampel diukur langsung setelah persiapan.

Pengukuran

Pengukuran yang dilakukan S6 Jaguar untuk ASTM D 2622 menggunakan kristal germanium yang dikombinasikan dengan kolimator standar. Sinyal S Ka dideteksi dnegan penghitung aliran proporsional. Eksitasi jalur ini, dilakukan dengan 27 kV dan daya 400 W penuh.

Hasil

Pengujian presisi analitik S6 Jaguar satu sampel di level terpenting 10.2 ppm diukur 25 kali satu per satu. Perbedaan maksimum yang diperbolehkan antara dua pengukuran berturut-turut, yaitu 0.93 ppm. Hal tersebut, berbeda dengan S6 Jaguar yang hanya sekitar 0.1 ppm.

S6 Jaguar memiliki berbagai kemampuan dan laporan ini menunjukkan bahwa S6 Jaguar dapat diandalkan untuk analisis bahan bakar. Sistem dengan mudah memenuhi persyaratan untuk WDXRF ASTM D 2622.

Spektrometer WDXRF membawa beberapa keuntungan ke lab user. Jika dibandingkan dengan AAS dan ICP-OES, termasuk biaya lebih rendah dan upaya kalibrasi yang minimal. S6 Jaguar dapat menganalisis sulfur dalam bahan bakar dan oli yang efisien waktu, akurat, kontaminan, logam aus dalam bahan bakar, pelumas, dan oli mesin.