Articles

Menguji Kestabilan Suhu Dengan Climatic Chamber

Climatic Chamber atau sering juga disebut temperature and humidity chamber atau chamber, adalah alat simulasi atau alat pengujian beberapa kondisi temperature (suhu) dan humidity (kelembapan).

Pengujian di suhu tertentu, bisa pada suhu minus (-40C) dan suhu plus (+100C atau +150C) dan menguji pada kondisi dengan Humidity (kelembapan udara) berkisar rasio antara 20% ~ 98%RH (Relative Humidity).

Aspek pengujian kestabilan suhu, Climatic (Temperature dan Humidity) menjadi faktor penting dalam salah satu pengujian “Reliability Testing” atau pengujian kehandalan produk, pada berbagai jenis produk yang dihasilkan, seperti produk otomotif yang berhubungan dengan elektronik sirkuit, produk elektronika, jenis kemasan, makanan dan minuman, produk bahan kimia, oil, cosmetics, farmasi dan lain lain.

Oleh karena itu, penggunaan Climatic Chamber sangat luas cakupannya, terutama pada sektor otomotif manufacturing, dimana Climatic Chamber atau temperature and humidity chamber ini mempunyai fungsi penting untuk menjamin kehandalan produk yang dihasilkan dan sekaligus menguji sejauh mana kehandalan dari produk tersebut dalam rangkaian panjang proses produksi . 

Climatic Chamber atau temperature and humidity chamber ini, sering digunakan oleh bagian Quality Control (QC dan QA), departement Quality, ataupun bagian laboratorium. Dan biasanya juga ada standard ketentuan khusus pengujian yang di request dari customer dengan mengikuti standar dan ketentuan pengujian “Reliability Testing” atau uji kestabilan suhu mengikuti standard international yang berlalu, seperti dalam ISO/ASTM dan JIS, dll.

Penggunaan Climatic Chamber, sekarang ini juga terkadang mewajibkan pihak produsen di beberapa industri otomotif melakukan proses pengujian “Reliability Testing” tertentu terhadap produk yang dihasilkan sebelum dikirimkan ke customer baik pada pasar domestik ataupun untuk produksi ekspor ke luar negeri yang mana lebih ketat dalam proses pengujian produk ekspor dengan mengacu kepada standar tertentu.

Selain itu juga, perkembangan Climatic Chamber (Temperature and Humidity chamber), menjadi salah satu syarat penting dalam menentukan secara objective Quality suatu Produk sebelum dipasarkan. Hal tersebut membuat alat ini banyak digunakan pada Universitas berbasis Teknik industri, research and development product, Industri Kimia, Farmasi, Electro dan lainnya. Climatic Chamber ini dapat digunakan secara luas untuk berbagai terapan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pengujian terhadap kestabilan suhu dan kelembapan dan berbagai aspek lainnya yang dipengaruhinya, untuk mengetahui kwalitas dari suatu produk tersebut. 

Sejalan dengan hal tersebut, terdapat hal penting lainnya yang perlu diperhatikan dalam proses menentukan pemilihan Climatic Chamber adalah: Performance dari Climatic Chamber harus benar-benar dapat menjamin proses simulasi dari setiap tahapan pengujian kestabilan suhu dan kelembapan yang mencakup aspek performance, yaitu; Ketahanan, Akurasi penunjukan suhu, Keseragaman suhu ruang, Akurasi pencapaian suhu tertentu yang diperlukan, Sirkulasi udara dalam ruangan, Kemudahan pengoperasian alat, Pengolahan data, Rekapan hasil pengujian, Rekapan telusur masalah yang terjadi pada mesin, Efisiensi konsumsi listrik, Penggunaan freon yang ramah lingkungan yang mendukung program pengurangan GWP (Global Warming Potential), Tingkat kebisingan mesin, dan hal-hal lainnya yang perlu untuk dipertimbangkan saat menentukan kualitas dari Climatic Chamber tersebut untuk mendapatkan hasil maksimal dalam pengujian produk-produk yang dihasilkan.  

Untuk menentukan spesifikasi Climatic Chamber tersebut ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan, diantara adalah ;

  1. Jenis sample produk yang akan dilakukan pengujian;
    • Ukuran sample, bentuk dan jenis material
    • Jumlah sample saat satu kali pengujian
  2. Metode pengujian (mengacu pada standar tertentu)
  3. Spesifikasi jenis pengujian dan kondisi pengujian;
    • Rentang suhu (minus) ~ hingga range suhu (plus), selama berapa lama? Sebagai contoh: -20C ~ 70C
    • Rentang suhu minimum dan maksimum yang dibutuhkan
    • Temperature ramp-up & ramp-down (derajat celcius/menit)
    • Range Humidity, minimum dan maksimum yang dibutuhkan
    • Temperature and humidity variation rate 
  4. Dimensi inner dari climatic chamber (kapasitas liter)
  5. Hasil pengujian yang diharapkan, secara visual dan data rekapan pengujian

Untuk keterangan dan diskusi lebih lanjut terkait dengan informasi dan kebutuhan alat Climatic Chamber, silahkan dapat menghubungi kami PT. Dynatech International, kami akan dengan senang hati akan membantu dan memberikan solusi terbaik secara maksimal.

Unit HIFLEX Neo dan HIFLEX Neo S – Brand ETAC Japan

Share it on

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

More articles: