Articles

Ketahui Perkembangan Alat FTIR biodiesel di Indonesia

Perkembangan sumber energi sudah kuno. Semua orang menggunakan sumber energi lain dengan mengembangkan biodiesel. Lalu, bagaimana perkembangan biodiesel di Indonesia? Artikel kali ini membahas tentang biodiesel dan juga alat FTIR biodiesel di Indonesia.

Baca: Mengenal Prinsip Kerja Alat FTIR

Bagaimana Perkembangan Biodiesel di Indonesia?

 

Figure 1. Biodiesel (Source: Biofuels-news.com)

 

Saat ini, Indonesia masih bergantung pada bahan bakar dengan basis fosil sebagai sumber energi. Data yang diperoleh dari Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral menampilkan bahwa dengan banyaknya persediaan minyak mentah di Indonesia sekitar 9 miliar barel dan laju produksi rata-rata 500 juta barel setiap tahunnya. Persediaan bahan bakar fosil tersebut akan habis dalam 18 tahun.

Untuk mengurangi kecenderungan penggunaan minyak bumi dan memenuhi persyaratan lingkungan internasional, satu-satunya cara mengatasi hal tersebut adalah mengembangkan bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

Pemilihan biodiesel adalah salah satu cara alternatif yang cocok karena pembuatannya yang berdasarkan jumlah bahan baku yang ada. Minyak rapeseed merupakan bahan utama kedelai di Amerika dan biodiesel di Jerman. Sementara itu, bahan baku yang dipakai di Indonesia adalah crude palm oil (CPO). Selain itu, masih ada juga potensi besar yang bisa didapatkan dari minyak jarak pagar (Jatropha Curcas) serta lebih dari 40 bahan baku alternatif lainnya yang ada di Indonesia.

Indonesia sendiri adalah negara dengan produksi minyak sawit terbesar kedua setelah Malaysia. Produksi CPO Indonesia adalah sekitar 8 juta ton pada tahun 2002 dan menjadi produsen CPO terbesar di dunia pada tahun 2012. Dengan memperhatikan aspek kelimpahan bahan baku, teknologi pembuatan, dan juga kemandirian Indonesia terhadap energi diesel, maka sudah seharusnya potensi pengembangan biodiesel sebagai suatu alternatif yang bisa dengan cepat diterapkan.

Untuk itu, sebuah pengujian biodiesel yang tepat sangat diperlukan dalam hal ini. Di bawah ini ada beberapa informasi mengenai pengujian biodiesel yang bisa Anda pelajari.

Baca: Alat Umum pada Laboratorium Farmasi Apa Saja?

Pengujian Biodiesel

Ada dua metode uji standar untuk mengukur FAME dalam campuran diesel menggunakan FTIR: cara pertama mengharuskan sampel bahan bakar diencerkan dalam heksana tetapi tetap melibatkan prosedur kalibrasi yang relatif sederhana dan memberikan sensitivitas yang lebih besar daripada cara kedua.

Sementara itu, cara kedua melibatkan pengukuran pada sampel bahan bakar yang rapi. Sehingga, memerlukan persiapan sampel yang lebih sedikit dan memberikan analisis yang cepat. Tetapi, prosedur kalibrasi yang lebih kompleks diperlukan, dan metode ini tidak cocok untuk mengukur kadar FAME di bawah 1%.

Terlepas dari metode yang dipilih untuk pengukuran konten FAME, penting untuk menggunakan peralatan yang andal dan akurat untuk analisis. Melakukan pengukuran FTIR biodiesel pada cairan kental, seperti sampel diesel, menggunakan sel cair tradisional dapat menantang dan memakan waktu.

Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) sendiri adalah sebuah teknik yang digunakan untuk mendapatkan spektrum inframerah dari penyerapan atau emisi dari benda padat, cair, atau gas.

Spektrometer FTIR mengumpulkan data resolusi spektral tinggi pada rentang spektral yang luas secara bersamaan. Hal ini memberikan keuntungan yang signifikan dibandingkan menggunakan spektrometer dispersif yang hanya mengukur intensitas pada rentang panjang gelombang yang sempit pada suatu waktu.

Saat ini, Brucer Corp. menawarkan FTIR, FT-NIR, Raman, TeraHertz, spektrometer bahkan FTIR biodiesel sebagai serta pencitraan spektograf untuk berbagai pasar dan aplikasi. Brucer Corp. adalah sebuah manufaktur yang berada di Ettlingen, Jerman, dengan pendukung pusat teknis dan kantor di seluruh Eropa, Amerika Utara dan Selatan dan Asia.

Jika Anda ingin mendapatkan FTIR dengan kualitas yang bagus dan tepercaya, produk buatan Bruker Corp sangat layak dipertimbangkan. Sejak tahun 1960-an, Bruker Corp hadir menyediakan teknologi komputasi ilmiah melalui produk-produk research dengan kecanggihan terkini. Berikut produk terbaik untuk pengujian biodiesel dari Bruker:

Alpha II FAME

Figure 2. Bruker Alpha II Fame

FAME ALPHA II dalam analisis diesel memungkinkan untuk mengukur konten FAME dalam diesel sesuai dengan DIN EN 14078. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan aliran cairan melalui sel dalam modul transmisi ALPHA II. Untuk mempelajari produknya klik di sini.

Share it on

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

More articles: