Moving Die Rheometer

Deskripsi Produk

Moving Die Rheometer adalah metode pengujian standar untuk karakterisasi pengawetan karet dalam kendali kualitas begitu juga dengan penelitian dan pengembangan.

ISO 6502 ASTM D 5289 DIN 53529

Moving Die Rheometer 3000 Basic adalah cara termudah untuk dioperasikan dan paling hemat untuk menentukan sifat viskoelastik polimer dan senyawa karet sebelum, selama dan setelah pengawetan. Data yang diperoleh memberikan informasi yang pasti tentang proses kemampuan, karakter pengawetan, kecepatan pengawetan dan perilaku senyawa setelah pengaweta begitu juga pengukuran tekanan untuk senyawa karet busa.

Moving Die Rheometer basic hadir sebagai satu set lengkap dan siap untuk pengujian yang terdiri dari Rheometer, komputer pribadi eksternal dengan sistem operasi windows terbaru, layar TFT, keyboard dan mouse, begitupula printer.

APLIKASI:

Isothermal Cure

MonTech Moving Die Rheometers memberikan data presisi tinggi serta pengoperasian instrument yang sederhana. Semua karakteristik penting, seperti torsi elastic minimum/maksimum, waktu hangus, waktu pengawetan dan kecepatan reaksi dihitung secara presisi, dengan lebih dari 3500 data poin berbeda.

Cure with simultaneous Sp1onging / Foaming / Blowing Reaction

Secara khusus untuk aplikasi penyegelan, bahan peniup merupakan bahan vital dari resep senyawa untuk menghasilkan struktur yang terdiri dari sel melalui proses pembuihan yang berjalan di paralel untuk reaksi pengawetan. Struktur matriks yang terdiri dari sel terbuat selama proses pembuihan mengurangi kepadatan, meningkatkan insulasi termal dan akustik dan mempengarui kekakuan relatif dari bahan campuran.

Non-isothermal Cure

Selain pengujian pengawetan statis isothermal, MonTech MDRs dan RPAs dapat melakukan pengujian pada variabel suhu. Urutan non-isotermal ini dapat diprogram untuk mengikuti secara virtual pada profil temperatur apapun, membuatnya sangat berharga untuk simulasi proses manufaktur yang biasanya not-isotermal.

Frequency sweep material analysis

Secara umum, sifat mekanik dari material tergantung pada frekuensi. Pemahaman yang baik tentang pengaruh frekuensi pada material adalah hal ini sangat penting untuk penggunaan praktisnya.

Structural characteristics and processability

Sifat reologi karet terkait pada struktur karakteristik dan akan mempengaruhi perilaku karet selama proses pengolahan dan kinerja produk akhir. Sementara pengujian Mooney tidak memberikan informasi mumpuni untuk membedakan secara jelas antara pencabangan dan distribusi beban molekul, Rubber Process Analyzer bisa dengan mudah digunakan sebagai alat untuk memecahkan masalah produksi.

Non-Linear material response at high strain

Dynamic oscillatory shear tests ini umum dilakukan dalam reologi karet – lebih khusus lagi – pengujian small-amplitude oscillatory shear (SAOS) adalah metode pengujian untuk mengukur sifat viskoelastik linier dari senyawa karet dan polimer.

Isothermal Curing at Variable Strain

Biasanya, percobaan pengawetan pada senyawa karet – lebih khusus untuk alasan kendali kualitas – dijalankan dengan sudut osilasi tetap +/- 0.5° dan frekuensi 1.67 Hz.

Structural Breakdown of rubber compounds – process simulation

Senyawa karet sangat sensitif pada proses pengoperasian seperti penggilingan. Meningkatnya regangan menyebabkan jaringan karbon hitam – yang dipegang bersama oleh gaya tarik Van der Waals-London untuk memutus sebab menurunnya modulus geser dari vulkanisasi karet.

Strain Sweep for Filler Loading “Payne-effect”

Efek Payne adalah ciri khusus dari sifat tegangan-renggangan dari karet, khususnya senyawa karet yang mengandung pengisi seperti karbon hitam dan silika. Secara fisik, efek Payne dapat dikaitkan dengan perubahan yang disebabkan deformasi material pada struktur mikro, sebagai contoh, untuk pengrusakan dan pemulihan ikatan fisik yang menghubungkan kluster pengisi yang berdekatan.

ISO 6502 ASTM D 5289 DIN 53529

The Moving Die Rheometers 3000 Basic is the easiest to operate and most cost-effective way to determine viscoelastic properties of polymers and rubber compounds before, during and after cure. The acquired data gives exact information about processability, cure characteristics, cure speed and the behavior of the compound after-cure, as well as optional pressure measurement for sponge rubber compounds.

The Moving Die Rheometers 3000 Basic comes as a complete and ready-to-test set consisting of the Rheometer itself, an external Personal Computer with the latest Windows Operating System, TFT screen, keyboard and mouse, as well as a printer.

APPLICATIONS :

Isothermal Cure

MonTech Moving Die Rheometers provide high precision data as well as a simple operation of the instruments. All the important characteristics, such as minimum / maximum elastic torque, scorch times, cure times and reaction rates are precisely calculated, with over 3500 different datapoints.

Cure with simultaneous Sp1onging / Foaming / Blowing Reaction

Especially for sealing applications, blowing agents form a vital part of compound recipes in order to produce a cellular structure via a foaming process that runs in parallel to the cure reaction. The cellular matrix structure which is created during the foaming process reduces density, increases thermal and acoustic insulation, and affects the relative stiffness of the mix.

Non-isothermal Cure

In addition to isothermal static cure testing, MonTech MDRs and RPAs can perform tests at variable temperatures. These non-isothermal sequences can be programmed in order to follow virtually any temperature profile, making them especially valuable for the simulation of manufacturing processes which are usually not isothermal.

Frequency sweep material analysis

In general, the mechanical properties of materials depend on frequency. A good under-standing of the influence of frequency on a material is therefore very important for its practical use.

Structural characteristics and processability

The rheological properties of rubbers are related to their structural characteristics and will influence the behavior of the rubber during processing and the performance of the final product. While Mooney testing does not provide sufficient information to clearly differentiate branching and Molecular weight distribution the Rubber Process Analyzer can easily be used as a tool for solving production problems.

Non-Linear material response at high strain

Dynamic oscillatory shear tests are common in rubber rheology – more specifically, small-amplitude oscillatory shear (SAOS) tests are the most common test method for measuring linear viscoelastic properties of rubber compounds and polymers.

Isothermal Curing at Variable Strain

Typically, cure experiments on rubber compounds – especially for quality control purposes – are performed with a fixed oscillation angle of +/- 0.5° and a frequency of 1.67 Hz.

Structural Breakdown of rubber compounds – process simulation

Rubber compounds are extremely sensitive to processing operations such as milling. Increasing strain causes the carbon black network – which is held together by Van der Waals-London attraction forces to break, causing a decrease in shear modulus of filled rubber vulcanizates.

Strain Sweep for Filler Loading “Payne-effect”

The Payne effect is a particular feature of the stress-strain behavior of rubber, especially rubber compounds containing fillers such as carbon black and silica. Physically, the Payne effect can be attributed to deformation-induced changes in the material‘s microstructure, i.e. to breakage and recovery of weak physical bonds linking adjacent filler clusters.

 

Inquiry Form

Isi formulir ini untuk mengirimkan pertanyaan Anda terkait produk Dynatech ini