Articles

Mengapa Pengujian Semen Wajib Dilakukan?

Semen merupakan salah satu bahan baku yang penting dalam pembuatan bangunan, jembatan, dan konstruksi lainnya. Maka perlu dilakukan pengujian semen, ini merupakan kunci untuk menentukan kualitas sebuah konstruksi dan kekuatannya. Mengingat pentingnya fungsi semen pada sebuah konstruksi, sudah pasti pengujian semen wajib dilakukan sebelum produk tersebut digunakan pada pembangunan konstruksi.

Pengujian semen dilakukan untuk melihat seberapa bagus kualitas yang dimiliki. Karena semen adalah pengikat untuk beton konstruksi, maka semen dengan kualitas bagus sudah pasti akan dibutuhkan untuk mendapatkan beton yang berkualitas juga. Pengujian semen dilakukan pada aspek kuat tekan, kekekalan, waktu ikat, kehalusan, konsistensi, dan berat jenis.

Baca: Mempelajari Struktur Polimer, Rantai Berulang dari Atom yang Panjang

Industri semen masa kini

Industri semen masa kini harus menghadapi tantangan yang cukup berat untuk menghasilkan produk semen berkualitas. Pasalnya, industri semen harus memikirkan bagaimana memproduksi semen dengan bahan berkualitas, namun juga tetap memikirkan efisiensi biaya produksi. Belum lagi soal peraturan baru yang ditujukan untuk melindungi lingkungan. Sudah pasti industri semen dilarang menggunakan bahan kimia berbahaya yang bisa mengancam kelestarian alam.

Menghadapi hal ini, industri semen sering kali menggantikan bahan baku tradisional yang memiliki biaya mahal, dengan bahan kimiawi dan bahan baku alternatif. Dua bahan ini memang menawarkan biaya yang lebih hemat untuk produksi semen, sehingga dijadikan alternatif pilihan. Namun, kedua bahan ini juga berisiko menghasilkan produk yang kurang berkualitas ataupun membahayakan alam sehingga menurunkan nilai produk saat pengujian semen dilakukan.

Bruker Corp

Untuk mengatasi dilema industri semen, Bruker Corp memiliki solusi untuk produksi semen yang berkualitas dan tetap menimbang aspek efisiensi biaya. Bruker Corp menawarkan analisis X-Ray terbaru untuk menjamin kinerja tinggi dan efisiensi biaya melalui pengetahuan total dan tepat dari elemen konsentrasi dan komposisi fase mineral.

Solusi Bruker untuk industri semen

Analisis X-Ray dari Bruker Corp dilakukan saat proses produksi semen sehingga risiko kegagalan produksi atau penurunan kualitas produk bisa diminimalisir atau bahkan dicegah. Metode analisi X-Ray terbaru dari Bruker Corp ini akan memberikan peringatan jika saja ada masalah dalam proses produksi semen.

Bruker Corp akan memberikan informasi akurat tentang semua bahan baku terkait proses, zat pengikat, zat antara, dan produk. Kapan saja materi bahan baku produksi semen digunakan dan proses dilangsungkan, analisis X-Ray Bruker Corp akan otomatis berjalan. Bruker Corp memastikan proses produksi semen berjalan stabil dengan peringatan dini untuk mencegah penyumbatan. Hal ini juga untuk memastikan bahwa proses pencampuran bahan baku berjalan efisien dan menghasilkan semen bermutu tinggi.

1. Pengujian XRF pada semen

Pengujian semen melalui X-Ray Fluorescence (XRF) adalah teknik analisis yang dilakukan untuk menganalisis unsur dalam semua jenis sampel, cairan, padatan, dan serbuk longgar. XRF menggabungkan akurasi dan presisi tinggi dengan persiapan sampel yang sederhana dan cepat. XRF dilakukan untuk analisis unsur-unsur dari berilium (Be) hingga uranium (U) dalam rentang konsentrasi 100%.

Pengujian semen dengan XRF meliputi kontrol kadar bahan baku dan alternatif, kontrol alkali klorida untuk mencegah pemanasan awal dan penyumbatan, serta analisis elemen jejak dalam bahan bakar sekunder. XRF juga akan melakukan pengujian semen untuk memastikan tidak ada bahan yang ikut dalam produk semen, yang mana termasuk dalam bahan berbahaya yang tidak diperbolehkan oleh undang-undang. XRF juga melakukan kontrol kualitas produk semen di akhir proses.

Produk S8 Tiger dari Bruker sangat cocok untuk pengujian semen, karena didukung oleh fitur HighSense WDXRF technology dan Kristal XS-CEM yang memastikan berbagai material dapat teruji secara akurat. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang keunggulan S8 Tiger, silahkan klik di sini.

Baca: Spektrometer: Pengertian, Fungsi, Cara kerja, Prinsip

2. Pengujian XRD pada semen

Pengujian semen melalui X-Ray Difraction (XRD) dilakukan untuk analisis terperinci atas segala bahan baku produksi semen, mulai dari penelitian mendasar hingga kendali mutu industri. Hal ini akan memberikan solusi wawasan ke depan bagi industri semen.

Analisis XRD pada pengujian semen meliputi beberapa hal. Di antaranya adalah analisis simultan pembentukan mineral penyumbatan dan derajat dekarbonasi, siklus debu klinker. Ada juga analisis fase klinker yang melakukan kontrol proses berdasarkan nyata komposisi fase, perbedaan otomatis alit, modifikasi belite, dan C3A. Lalu ada analisis fase semen, yang berfokus pada analisis langsung gipsum dehidrasi selama penggilingan semen, pengisi dan penambahan seperti batu kapur, dan bahan lainnya.

D8 Endeavor menawarkan analisis fase langsung di seluruh proses produksi, mulai dari bahan baku, produk setengah jadi seperti hotmeal dan debu (REACH) hingga clinker dan semen jadi. Selengkapnya untuk fitur-fitur D8 Endeavor dapat dilihat di sini.

Dengan menggunakan solusi pengujian semen yang ditawarkan oleh Bruker Corp melalui analisis XRF dan XRD, industri semen bisa memastikan bahwa produk yang dihasilkan 100% berkualitas tinggi dengan tidak membahayakan lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi Dynatech atau langsung menuju website Bruker Corp!

Share it on

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

More articles: